Wapres: Pendidikan online tidak optimal

Wapres: Pendidikan online tidak optimal

Ada banyak inovasi-inovasi yang ini patut dicontoh

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan pendidikan secara online atau virtual saat ini tak optimal dan belum bisa diterapkan di beberapa daerah karena keterbatasan jaringan internet.

“Saat PSBB kemarin semua dihentikan termasuk pelajaran. Sekolah tidak tatap muka akan tetapi lewat online. Pendidikan melalui online memang tidak optimal, bahkan pada beberapa daerah tidak bisa dilakukan karena tidak ada jaringan, ” ujar Wapres dalam kunjungan di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu.

Wapres mengatakan saat itu kondisi belum memungkinkan untuk membatalkan seluruh siswa didik ke posisi dalam lingkup nasional. Namun telah ada beberapa daerah yang menjadi zona hijau salah satunya Tanah air Sukabumi.

Wapres mengapresiasi persiapan salah satu SMA Kampung di Sukabumi, yakni SMAN 4 untuk memulai kegiatan belajar mengarahkan (KBM) tatap muka mulai 13 Juli 2020.

Baca juga: Wapres: Pesantren jangan jadi pusat penularan pertama COVID-19

Baca juga: Sukabumi jadi wilayah kunjungan kerja perdana Wapres selama pandemi

Selain terletak di wilayah zona hijau dengan telah memenuhi syarat untuk dimulainya KBM tatap muka, SMAN 4 juga menerapkan protokol kesehatan sangat ketat.

Bahkan, kata Wapres, SMAN 4 juga menerapkan tiga shift jadwal belajar mengikuti mewajibkan penggunaan masker dan face shield serta penggunaan kotak plastik pemisah antar siswa.

Selain itu hanya siswa SMAN 4 yang bertempat tinggal di daerah kabupaten/kota zona hijau yang sudah diperbolehkan belajar di sekolah.

“Ada banyak inovasi-inovasi dengan ini patut dicontoh. Kalau tempat terbuka harus dengan cara dengan aman tapi pembelajaran bisa berlaku baik, ” ujar Wapres.

Rencananya SMAN 4 mau menjadi role model KBM tatap muka di tengah pandemi.

Baca pula: Wapres tinjau kesiapan SMAN 4 Sukabumi jalankan KBM tatap membuang
 

Pewarta: Rangga Pandu Berahi Jingga
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020