Wall Street ditutup naik, dengan Indeks Dow Jones terangkat 52, 31 poin

Wall Street ditutup naik, dengan Indeks Dow Jones terangkat 52, 31 poin

Secara keseluruhan, kami mempertahankan prospek konstruktif kami buat ekuitas selama beberapa bulan mendatang, sambil mengakui bahwa pasar kemungkinan besar akan berombak

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street berhasil merealisasikan pertumbuhan marjinal dalam sesi sulit pada simpulan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah sinyal positif tentang upaya untuk memberlakukan stimulus bertambah lanjut di Washington, guna menahan pemulihan ekonomi yang melambat akibat pandemi.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 52, 31 poin atau 0, 20 obat jerih menjadi ditutup pada 26. 815, 44 poin. Indeks S& P 500 bertambah 9, 67 poin atau 0, 30 persen, menjelma berakhir pada 3. 246, 59 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 39, 28 poin atau 0, 37 persen, menjadi 10. 672, 27 poin.

Baca juga: Dolar melemah, tertekan data pengangguran AS yang tetap tinggi

Sepuluh dari 11 sektor utama di bawah S& P 500 bergerak lebih luhur dengan sektor utilitas, kebutuhan penting konsumen, dan material, masing-masing menguat 1, 17 persen, 0, 76 persen dan 0, 70 obat jerih. Sementara sektor kesehatan turun 0, 52 persen.

Klaim pengangguran awal pekan lalu tercatat di 870. 000, sedikit bertambah tinggi dari ekspektasi pasar 850. 000 dan 866. 000 pada pekan sebelumnya, menurut data yang dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Harga emas “rebound” dari penurunan 3 hari beruntun saat dolar melemah

Meskipun sentimen pasar tertekan kelanjutan data ketenagakerjaan yang mengecewakan dalam sesi pagi, namun kemudian dibantu oleh sinyal positif tentang babak paket stimulus fiskal selanjutnya.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Kamis (24/9/2020) mendesak Kongres untuk mengeluarkan paket provokasi baru, sementara Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan Demokrat jadi untuk melakukan negosiasi tentang paket stimulus tambahan.

“Secara keseluruhan, kami mempertahankan prospek konstruktif kami untuk ekuitas selama kira-kira bulan mendatang, sambil mengakui kalau pasar kemungkinan besar akan berombak, ” kata Kepala Investasi UBS Global Wealth Management, Mark Haefele dalam sebuah catatan pada Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Harga minyak terbang lagi, terangkat penurunan stok patra AS

UBS tetap konstruktif bahwa Amerika Serikat akan mengesahkan paket fiskal tambahan, meskipun kemungkinannya kecil bakal terjadi sebelum pemilihan umum, kata pendahuluan Haefele.

Ada sangkaan luas di pasar keuangan bahwa Kongres AS tidak akan menganjurkan stimulus ekonomi lebih lanjut setidaknya untuk beberapa bulan ke ajaran.

Rotasi besar dengan diantisipasi dari pasar AS menunggu bukti yang lebih jelas sejak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan solid di tahun depan, termasuk peningkatan yang menentukan dalam perniagaan, menurut laporan yang dikeluarkan oleh perusahaan penasihat investasi MRB Partners pada Kamis (24/9/2020).

Baca juga: IHSG ditutup jatuh, tertekan aksi jual investor asing

Baca juga: Saham Spanyol balik melemah, Indeks IBEX 35 tergerus 0, 16 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020