Petugas periksa kendaraan dicurigai bawa pemudik dari Jakarta

Petugas periksa kendaraan dicurigai bawa pemudik dari Jakarta

Bicara cinta kami juga rindu. ”

Jakarta (ANTARA) – Kepolisian Metropolitan Jakarta  Raya (Polda Metro Jaya) pada Rabu malam sampai Kamis dini hari memeriksa sejumlah kedaraan truk, bus dan mobil awak dari Jakarta yang dicurigai berpenumpang akan mudik.

Twitter  Pusat Manajemen Lalu Lintas (TMC) Polda Metro Jaya sepanjang Rabu malam secara berkala memberikan informasi lokasi  pos pengamanan Operasi Ketupat COVID-19 2020/PSBB dengan memberlakukan pemeriksaan serta pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan yang dicurigai membawa pemudik.

Lokasi pemeriksaan itu, antara lain di KM 31 Tol Cikarang Barat, dan upacara malam kegiatan pengalihan arus berarakan lintas tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Karosekali Dharmawan di Pos Pam Terpadu Cikarang Barat.

Baca juga: Dua lajur Tol Jakarta-Cikampek disekat untuk halau pemudik

Pada cuitan bertanda pagar #PolriTegasLarangMudik  tersebut Polda Metro Jaya serupa menginformasikan pemeriksaan arus lalu lin dilakukan di KM 26 Tol Bitung Tangerang.

Tidak hanya pengawasan lalu lintas instrumen yang dicurigai membawa pemudik, pada Rabu malam  juga digelar apel berskala besar gabungan TNI & Polri untuk mencegah gangguan kesopanan masyarakat di wilayah hukum Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Sekira  pukul 22. 54 WIB, Polri juga memberikan imbauan kepada pedagang yang berjualan pada sepanjang trotoar Jatinegara, Jakarta Timur, untuk pulang ke rumah bertugas mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Baca juga: 1. 700 ranmor pemudik dari Jakarta diputar balik di gerbang Tol Ngawi

Pada akun twitter TMC Polda Metro Jaya juga disematkan gambar pendek tentang “tidak mudik tidak berarti tidak rindu, tetapi tak mudik karena sayang dan peduli”.

Dalam video membaca siapa yang tidak rindu dengan kampung halaman, seperti rindu dengan masakan ibu dan sapaan mendalam kawan kecil yang lewat pada depan rumah keluarga di wilayah halaman.

Kepolisian pun meminta maaf karena harus mencegah masyarakat untuk mudik ke daerah halaman dan meminta untuk balik ke rumah masing-masing.

“Kami tahu kalian pasti hangat pada kami, tapi ada keluarga nan jauh di sana yang harus juga kami lindungi. Bicara rindu kami juga rindu, ” begitu penggalan petikan narasi video klip yang disematkan Traffic  Management  Center  (TMC) Polda Metro Jaya.

Baca juga: Pemerintah gelontorkan bantuan sosial untuk redam pemudik dari Jakarta

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2020