Pemimpin: Ekonomi syariah miliki potensi mulia untuk dikembangkan

Pemimpin: Ekonomi syariah miliki potensi mulia untuk dikembangkan

Ekonomi dan keuangan syariah masih memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, tidak hanya diminati oleh negeri dengan mayoritas penduduk muslim, akan tetapi juga oleh negara lain semacam Jepang, Thailand, Inggris dan AS

Jakarta (ANTARA) – Kepala Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ekonomi dan keuangan syariah masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Ekonomi dan keuangan syariah masih memiliki potensi yang sangat gembung untuk dikembangkan, tidak hanya diminati oleh negara dengan mayoritas warga muslim, tapi juga oleh negara lain seperti Jepang, Thailand, Inggris dan AS, ” kata
Presiden Jokowi dalam video pertimbangan di acara Opening Ceremony Nusantara Sharia Economic Festival (ISEF) di Jakarta, Rabu.

Presiden mengatakan Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, harus menangkap peluang tersebut dengan mendorong akselerasi dan percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional jadi bagian dari transformasi menuju Indonesia maju dan upaya menjadikan Nusantara sebagai rujukan ekonomi syariah global.

Presiden menyampaikan negeri telah memiliki Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) buat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah dengan strategi besar mengisbatkan halal value chain, penguatan keuangan islam, penguatan usaha mikro kecil menengah dan penguatan ekonomi digital.

Dia mengatakan penyelenggaraan ISEF dapat jadi momentum buat membuat peta jalan yang nyata dan detail, serta menentukan langkah-langkah konkret yang harus segera dilakukan dalam pegembangan industri dan keuangan syariah.

Baca juga: Wapres sebut delapan kawasan industri halal sedang dipersiapkan

Mengucapkan juga: Anggota DPR RI tampung masukan terkait RUU Ekonomi Syariah

Baca juga: BI dorong potensi pesantren gerakkan ekonomi syariah inklusif
 

Pewarta: Rangga Pandu Cinta Jingga
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020