Pemerintah siapkan Rp6, 1 triliun, sangga debitur KUR terdampak Corona

antarafoto-produksi-batik-menurun-akibat-covid-19-090420-hpp-3

Dari segi KUR, sudah diberikan kemudahan cicilan bunga dan isi untuk tahun 2020

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menyediakan sedekah sebesar Rp6, 1 triliun buat membantu memberikan kemudahan bagi debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang terdampak wabah Virus Corona terakhir atau COVID-19.

“Dari jurusan KUR, sudah diberikan kemudahan kredit bunga dan pokok untuk tahun 2020, ” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di keterangan pers daring di Jakarta, Kamis.

Sedangkan untuk kredit mikro di bawah Rp10 juta, lanjut dia, pemerintah akan melakukannya melalui Permodalan Nasional Madani (PNM) dan melalui Lembaga Tata Dana Bergulir (LPDB) yang ada di Kementerian Koperasi dan UKM serta Perum Pegadaian.

Untuk UMKM, lanjut dia, negeri akan memperluas Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 tahun 2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Wabah Virus Corona.

Membaca juga: Pemerintah bebaskan bunga KUR selama enam bulan

Nantinya, insentif retribusi tidak hanya ditujukan kepada daerah industri, tetapi juga UMKM, wisata, dan jasa yang terdampak pandemi COVID-19.

“Kalau UMKM ada paket tersendiri selain pajak ini sedang difinalisasi, ” katanya.

Selain itu, Dominasi Jasa Keuangan (OJK) juga telah mengeluarkan Peraturan OJK Nomor 11 tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Efek Penyebaran COVID-19.

Baca juga: Presiden pastikan ada relaksasi kredit bagi UMKM terdampak COVID-19

“Sehingga restrukturisasi kredit juga sudah dimudahkan, ” imbuh Airlangga Hartarto.

Realiasi KUR selama tahun 2019 mencapai Rp139, 5 triliun atau 99, enam persen dari target Rp140 triliun.

Sebelum adanya pagebluk COVID-19 pemerintah menargetkan realisasi KUR tahun ini mencapai Rp190 triliun dengan tingkat suku bunga dengan sudah diturunkan menjadi enam komisi per tahun.

Baca juga: Data HK 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020