Muhammadiyah: Malik Fadjar adalah inspirasi pendidikan

Muhammadiyah: Malik Fadjar adalah inspirasi pendidikan

Jakarta (ANTARA) – Pemimpin Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan almarhum Prof Abdul Tuan Fadjar adalah inspirasi bagi para penggerak kampus Muhammadiyah dalam membangun pendidikan khususnya di perguruan agung.

“Saya berani berkata bahwa sebagian besar dari pendiri serta pengelola perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiyah adalah banyak terinspirasi oleh karya agung dari beliau berbentuk Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang beliau tinggalkan, ” kata Buya Anwar saat dikonfirmasi dari Jakarta, Senin.

Ia mengucapkan almarhum mantan Menteri Agama serta Menteri Pendidikan Nasional itu sudah berpesan jika ingin memajukan perguruan tinggi maka harus tekun serta bersungguh-sungguh.

Malik Fadjar, kata Sekjen Majelis Ulama Indonesia, juga merupakan sosok yang tak menyukai rektor sekolah tinggi yang lebih banyak bepergian dan tidak senang di kampus yang dipimpin. Berarti, jika rektornya saja tidak damai maka bagaimana dengan civitas akademika lainnya.

Baca juga: Muhammadiyah: Almarhum Tuan Fadjar cinta ilmu

Buya Anwar mengucapkan Malik adalah seorang pejuang pendidikan yang gigih, tidak kenal penat serta selalu optimistis. Berkat ketekunannya Malik bisa membawa UMM menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) bereputasi di Indonesia, megah, maju dan modern.

“UMM itu merupakan salah satu perguruan tinggi unggulan di lingkungan Muhammadiyah serta menjadi salah satu PTS dengan diperhitungkan di negeri ini, ” kata dia.

Kepala PP Muhammadiyah mengatakan Malik pernah menjadi Menteri Agama dan Gajah Pendidikan Nasional karena tentu tak terlepas dari keberhasilan memajukan kampus UMM.

“Beliau di organisasi Muhammadiyah telah banyak mengemukakan kader-kader muda yang tangguh serta handal. Prof Dr Muhadjir Effendi yang sekarang Menko Pemberdayaan Pribadi dan Kebudayaan adalah salah seorang kader dan anak didiknya, ” katanya.

“Dengan kepergian beliau, warga Muhammadiyah tentu kehilangan karena beliau menjadi inspirasi bagi generasi di bawahnya dan tempat untuk bertanya agar juga bisa berbuat serupa dengan yang sudah beliau lakukan, ” katanya.

“Semoga semua amal ibadah yang telah beliau lakukan mau menjadi pahala bagi beliau jadi hal itu semua nanti bakal dapat menolong beliau ketika beruang di depan pengadilan Tuhan nanti di hari akhir, ” introduksi dia.

Baca juga: Malik Fadjar menutup usia

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020