Mensos pastikan kemiskinan bisa ditekan secara sinergi seluruh pihak

Mensos pastikan kemiskinan bisa ditekan secara sinergi seluruh pihak

“Kemensos memastikan bahwa kemiskinan yang meningkat minimal bisa diintervensi. Namun tak mungkin Kemensos bekerja sendirian, dan ada dari Kementerian lain turut andil dalam menangani realitas itu baik para UMKM, pekerja preman, “…

Karangasem (ANTARA) – Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara mengatakan melalui program-program yang dikelola Kementerian Sosial, memastikan bahwa kemiskinan yang saat ini menyusun bisa diintervensi, dengan bersinergi bersama seluruh pihak.

“Kemensos mengambil bahwa kemiskinan yang meningkat sedikitnya bisa diintervensi. Namun tidak jadi Kemensos bekerja sendirian, dan ada dari Kementerian lain turut tagan dalam menangani realitas tersebut elok para UMKM, pekerja swasta, ” kata Juliari saat memberikan tumpuan sosial tunai di Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat.

Di kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Klungkung dan Karangasem, Bali, Menteri Juliari mengatakan bahwa situasi pandemi COVID-19, mempengaruhi tingkat kemiskinan yang meningkat, tidak hanya di Indonesia namun dunia.

Baca juga: Mensos minta pendamping PKH fokus percepat pengerjaan kemiskinan
“Tentunya karena adanya COVID-19, kemungkinan luhur tingkat kemiskinan naik tidak cuma di Indonesia tapi dunia, meluluhlantahkan seluruh sendi-sendi kehidupan, kesehatan, sosial, ekonomi kena semua. Apalagi di Bali ini mata pencariannya sebab sektor pariwisata ya tidak bisa apa-apa apalagi. Selama lima kamar tidak ada wisatawan sama sekali jadi kegiatan terkait pariwisata mengikuti terkena, “jelasnya.

Terpaut dengan angka kemiskinan di kawasan, Bupati Karangasem I Gusti Cantik Mas Sumantri menjelaskan kondisi Kabupaten Karangasem mengalami penurunan dari tarikh 2015 sebesar 7, 44 komisi.

“Bahwa dari jumlah penduduk 43. 038 RT ataupun 152. 389 jiwa penduduk papa (DTKS) dengan persentase kemiskinan 6, 25 persen di tahun 2019, Dengan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Karangasem 67, 34, ” jelasnya.

Untuk persentase warga miskin mengalami penurunan, sedangkan Ruang Pembangunan Manusia mengalami peningkatan selama 5 tahun berturut turut sebab 64, 68 di tahun 2015 menjadi 67, 34 di Tahun 2019.

Baca juga: Kemensos harus lebih agresif tangani kemiskinan, kata Juliari Batubara
“Penanganan dampak pandemi COVID-19 dari sisi kebijakan anggaran, yaitu refocusing taksiran tahun 2020 yang dialokasikan untuk tiga Bidang Penanganan yaitu Penanganan Bidang Kesehatan, Bidang Jaring Pengaman Sosial dan Bidang penanganan konsekuensi ekonomi, “ucap Mas Sumatri.

Sedangkan penanganan kemiskinan di wilayah Kabupaten Klungkung, dilakukan secara merancang beberapa program. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menjelaskan program tersebut berupa memberangkatkan anak sejak keluarga miskin ke kapal melancong dan program hidroponik masuk kk miskin.

“Harapan kita dengan program tersebut warga papa mendapat penghasilan tambahan dan mampu keluar dari kemiskinan, “kata Bupati Suwirta.

Dalam anjangsana kerja tersebut, Menteri Juliari berniat melalui penyaluran di E-Warong bisa di suplay dari produk Klungkung sendiri sehingga anggaran untuk sandaran pangan dari pusat bisa digerakkan di daerah masing-masing untuk ekonomi kerakyatan.
Mengaji juga: Mensos: Butuh Rp1, 3 triliun untuk verifikasi dan validasi DTKS

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020