Menko Luhut: Generasi millenial agen potensial untuk dorong investasi

Menko Luhut: Generasi millenial agen potensial untuk dorong investasi

Tingkatan milenial adalah generasi yang depan dengan penetrasi media dan teknologi digital, merupakan agen potensial untuk mendorong investasi dalam negeri dalam Indonesia

Jakarta (ANTARA) berantakan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan generasi millenial merupakan pemasok potensial untuk mendorong peningkatan investasi di Indonesia.

Pasalnya, sirih Menko Luhut, generasi millenial ialah generasi yang paling dekat secara media dan teknologi digital yang kini berkembang pesat.

“Generasi milenial adalah generasi dengan dekat dengan penetrasi media & teknologi digital, merupakan agen terpendam untuk mendorong investasi dalam kampung di Indonesia, ” kata Menko Luhut Pandjaitan dalam sambutan dengan virtual pada acara “Millenials Talk: The Rise of Indonesia’s Maritime and Investment, ” Kamis.

Oleh karena itu Menko Luhut mendorong peran millenial di dalam dunia investasi. Menurut dia, salah satu upaya untuk menjadi Indonesia sebagai poros maritim dunia merupakan dengan menciptakan iklim berusaha & investasi yang berkualitas bagi para-para pelaku bisnis.

Baca juga: BI: “New UMKM” milenial bakal jadi sumber pertumbuhan baru ekonomi RI

Bahkan Presiden Joko Widodo pun telah menginstruksikan untuk mengejar pertumbuhan investasi di kuartal IV 2020 dan kuartal I 2021.

Di sisi lain, lanjut dia, daya pasar digital tumbuh sangat menjanjikan. Penetrasi pasar internet setiap tahun meningkat sangat signifikan.

“Infrastruktur digital juga telah dibangun di seluruh pelosok negeri. Aku yakin ekonomi digital akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja segar, ” kata Menko Luhut.

Hal senada dikemukakan Sekretaris Kemenko Kemaritiman dan Investasi Gemilang Kuswandono. Ia berharap kegiatan Millenials Talk mampu mendorong untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim negeri.

Mengaji juga: Dorong realisasi investasi, Bahlil haramkan pungli di BKPM

Baca selalu: Menko Luhut-Erick jajaki kerjasama investasi dengan UEA dan Arab Saudi

“Generasi milenial harus memiliki wawasan dan networking yang umum, harus membuka pikiran bahwa Indonesia itu merupakan negara yang sangat besar dengan segala kekayaan sumber daya alamnya. Oleh karena itu kegiatan ini dianggap penting jadi wadah untuk menambah wawasan, wawasan dan networking , serta semakin mampu untuk berpikir out of the box , ” imbuh Gemilang.

Kegiatan ini dihadiri oleh generasi millenial perwakilan tiap kedeputian di lingkup Kemenko Marves, perwakilan tujuh kementerian/lembaga di bawah koordinasi Kemenko Marves, perwakilan universitas, penggiat media sosial, dan pola kemaritiman lainnya yang ada di kalangan generasi muda.

Ada pun narasumber yang ada dalam kegiatan Millenials Talk di antaranya Niwa Rahmat (diplomat), Alat Kusuma Wardhana (Co-founder PT Bugatu Persada), Wafa Taftazani (Co-founder & President Commissioner Modal Rakyat), Ryan Manafe (Komisaris Surya Utama Nuansa), Fei Febri (Direktur Bank Sampah), Yoga Arie (Komisaris PT Aruna Industri Bintan), dan Sujiat Wati ( Agent Of Change Kemenko Marves).

Baca juga: Wakil Ketua MPR: Generasi milenial harus jadi tingkatan emas

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020