Mahfud tegaskan tugas pemerintah menjaga keutuhan bangsa

Mahfud tegaskan tugas pemerintah menjaga keutuhan bangsa

Jakarta (ANTARA) awut-awutan

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan tugas negara, sejatinya adalah menjaga keutuhan bangsa.

“Tugas yang substansi dari Kemenko Polhukam adalah menjaga keutuhan marga. Menjaga agar bangsa bersatu. Kita menjaga negara, melindungi segenap warga dan tumpah darah Indonesia, berarti menjaga keutuhan, dan keutuhan bakal tercipta jika kita bersatu, ” kata Mahfud dalam acara Uji Sahih: Hasil Evaluasi dan Rekomendasi Kebijakan Kementerian dan Lembaga pada Bidang Kesatuan Bangsa, di Biro Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat.

Mahfud pun menggarisbawahi pentingnya menjaga keutuhan serta bersatu dari berbagai segi; ketenangan, pertahanan, politik, informasi dan yang lain.

“Dengan laporan ini, kita bisa keahlian persoalan yang dihadapi dan rekomendasi tentang apa yang harus dikerjakan, ” kata Mahfud dalam siaran persnya.

Mahfud mengapresiasi segenap upaya awak dan menyambut gembira hasil daripada rangkaian konsultasi publik dan buatan evaluasi dan rekomendasi ini.

Sementara tersebut, Deputi VI/Bidang Koordinasi Kesatuan Warga Kemenko Polhukam Jadedjri M Gaffar, mengatakan, kegiatan Evaluasi dan Rekomendasi Kebijakan Kementerian dan Lembaga di bidang Kesatuan Bangsa dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa negara kesatuan Republik Indonesia, dibentuk sebagai wadah segenap bangsa Indonesia untuk mencapai bahan bersama.

“Uji sahih ini adalah untuk mempertajam hasil rekomendasi kami akan laporan ini yang dibuat bersandarkan konsultasi publik dan kuesioner di berbagai provinsi di Indonesia, selalu diperkaya oleh serangkaian FGD pandai dan pakar. Selanjutnya hasil rekomendasi ini akan diberikan langsung pada Kementerian dan Lembaga terkait pada Rapat Koordinasi Bidang Kesatuan Bangsa tanggal 16 Desember mendatang, ” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Sesmenko Polhukam, seluruh Deputi, Staf ulung dan Staf Khusus Kemenko Polhukam beserta jajaran Deputi VI Bagian Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam.

Buatan analisa dan rekomendasi terhadap tempat kesatuan bangsa meliputi Internalisasi nilai-nilai Pancasila dan Hak Konstitusional Masyarakat Negara, Internalisasi Etika Kehidupan Berbangsa, Pemantapan Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa berlandaskan Empat Konsensus Pokok Berbangsa dan Bernegara, Pembinaan Interaksi Sosial melalui Gerakan Pembauran Kebangsaan, Gerakan Moderasi Beragama, Gerakan Kecermatan Nasional terhadap Berbagai Tantangan di Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Baik, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan, Sinergi TNI dan Polri  dengan Bagian Masyarakat dalam Mewujudkan Keamanan & Ketertiban Lingkungan.

Kemudian, Pembinaan Kesadaran Jaga Negara di Lingkup Pendidikan, Kelompok, dan Pekerjaan, Gerakan Menolak Aksi Hitam, Politik Identitas, Nasionalisme Picik, Pragmatisme, Praktik Politik Uang, dan Politisasi SARA dalam Penyelenggaraan Pilkada, Gerakan Netralitas Aparatur Sipil Negeri dan TNI/POLRI dalam Penyelenggaraan Pemilu/Pilkada; Gerakan Peningkatan Partisipasi Pemilih di dalam Pemilu/Pilkada, Penanganan Permasalahan WNI Petunjuk Warga Provinsi Timor Timur dan Pejuang Pro Integrasi Timor Timur.

Baca pula: Pilkada serentak, Mahfud ingatkan umum pilih calon yang baik

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020