Luhut: Hilirisasi nikel jadikan Indonesia pemain utama baterai lithium

Luhut: Hilirisasi nikel jadikan Indonesia pemain utama baterai lithium

Hilirisasi nikel ini, kita kembangkan sampai ujungnya baterai dan keperluan asing. Kita akan jadi pemain pati lithium baterai ini

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bagian Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hilirisasi nikel yang tengah dilakukan pemerintah bisa mendaulat Indonesia sebagai pemain utama dunia baterai lithium.

Menurut Luhut dalam acara daring Sore Bersama LBP bertajuk “Investasi Di Pusat Pandemi”, Sabtu, Indonesia memiliki basi bijih nikel terbesar dan unggul kualitasnya di dunia.

“Hilirisasi nikel ini, kita kembangkan sampai ujungnya baterai dan keperluan lain. Kita akan jadi pemeran utama lithium baterai ini, ” katanya.

Indonesia, kata Luhut, akan mendorong terus pengembangan baterai lithium untuk kendaraan listrik. Pasalnya, pada 2030 nanti, Eropa akan mewajibkan semua kendaraan berbasis listrik.

“Itu membentuk tinggal 10 tahun lagi dibanding sekarang. Nah itu yang kita target. Pada 2025-2027 juga itu terapkan berapa puluh persen harus pakai electric car . Kita pun secara berangsur-angsur akan pakai electric car , ” katanya.

Selain menjadi pemain istimewa dunia bahan baku baterai lithium, penggunaan kendaraan listrik juga berpengaruh pada pengurangan impor minyak karena berkurangnya kendaraan berbasis energi fosil.

“Kita akan oleh sebab itu pemain ini, ” tegasnya.

Mantan Menko Polhukam tersebut menjelaskan, perlahan Indonesia akan langsung mendorong hilirisasi nikel untuk memajukan nilai tambah bagi dalam kampung.

Selain berujung di dalam baterai lithium, hilirisasi nikel saat ini telah memberikan nilai tambahan hingga 10, 2 kali ganda. Dalam catatan Luhut, ekspor tanah nikel pada 2018 sebanyak 19, 25 juta ton mencapai ukuran 612 juta dolar AS.

Namun, setelah diproses menjelma stainless steel slab , ekspor produk hilirisasi itu sebanyak 3, 85 juta ton menghasilkan 6, 24 miliar dolar AS.

“Ini tetap tidak berhenti di sini. Masih ada turunannya sampai lithium baterai, ” katanya.

Baca juga: Ekspor nikel dilarang, Antam fokus hilirisasi pada 2020

Baca juga: Luhut: 2023 pabrik baterai litium sudah bisa hidup

Baca juga: Kemenko Kemaritiman sebut RI bisa siap produsen utama baterai lithium

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020