Koster: Pariwisata Bali dibuka untuk turis asing 11 September 2020

Koster: Pariwisata Bali dibuka untuk turis asing 11 September 2020

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Bali menyatakan akan membuka kehidupan pariwisata bagi wisatawan mancanegara di dalam 11 September 2020, dengan lestari menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan rencana melakukan pembukaan wisata pada turis asing itu ialah tahap ketiga pelaksanaan pariwisata mengambil adaptasi kebiasaan baru.

“Tahap ketiga, akan kita jalankan pada 11 September 2020, mulai aktivitas pariwisata untuk wisatawan mancanegara, ” kata Wayan dalam Webinar Nasional bertajuk “Reaktivasi Sektor Turisme dan Ekonomi Kreatif Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru”, Rabu.

Wayan menjelaskan saat ini Provinsi Bali tengah berada dalam periode 1 di mana kegiatan perekonomian masyarakat Bali, terutama di daerah pariwisata mulai bergairah kembali.

Kemudian pada tahap perut, Bali mulai membuka kegiatan turisme untuk wisatawan domestik pada 31 Juli mendatang, di mana sebesar menteri dijadwalkan hadir pada awal tersebut, seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Turisme dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) MENODAI Wishnutama Kusubandio.

Untuk mempersiapkan dibukanya kembali destinasi Tanah Dewata tersebut, Pemerintah Daerah telah mengeluarkan protokol agar pelaksanaan kesibukan pariwisata bagi masyarakat lokal serta wisatawan memenuhi aspek kesehatan, ketenteraman dan keamanan.

Barulah pada tahap ketiga, Bali akan membuka pintu masuk untuk wisatawan mancanegara pada 11 September 2020.

“Untuk wisatawan mancanegara, sesuai edaran Menteri Perhubungan, harus menunjukkan surat keterangan hasil tes negatif dan berlaku sampai besar minggu, ” kata Wayan.

Ia menambahkan bahwa sokongan devisa wisatawan mancanegara yang bertandang ke Bali mencapai 41 persen atau senilai Rp116 triliun.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo tentang “tourism wuality”, Bali juga akan menerapkan standar pelaksanaan pariwisata yang tinggi agar wisatawan yang berkunjung memiliki waktu status (stay) yang lama dan melangsungkan pengeluaran (spending money) agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi untuk pendapatan Provinsi Bali.

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020