Kemnaker salurkan BSU termin kedua untuk 2, 44 juta orang

Kemnaker salurkan BSU termin kedua untuk 2, 44 juta orang

Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan sehingga penyelesaian data tersebut harus dikoordinasikan dengan mereka selalu

Jakarta (ANTARA) – Departemen Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan subsidi perolehan bagi 2, 44 juta karakter dalam pencairan tahap IV dalam termin kedua yaitu untuk era November-Desember 2020.

“Alhamdulillah, negeri kembali menyalurkan bantuan subsidi penghasilan ‘batch’ IV untuk termin ke-2 ini kepada 2, 44 juta pekerja dengan anggaran yang disalurkan mencapai Rp2, 93 triliun ” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Jumat.

Dengan penyaluran periode IV itu maka sampai zaman ini Kemnaker telah menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) termin kedua kepada 10, 48 juta penerima atau 84, 5 persen sebab keseluruhan penerima yang mencapai 12, 4 juta orang.

Rincian penyaluran termin kedua sejauh ini adalah tahap I disalurkan kepada 2. 180. 382 karakter, tahap II disalurkan kepada dua. 713. 434 orang, tahap III disalurkan kepada 3. 149. 031 orang dan tahap IV untuk 2. 442. 289 orang.

Bagi pekerja yang ngerasa berhak mendapatkan BSU tapi sedang belum menerima, Menaker Ida membakar agar segera melapor ke tadbir perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan. Peristiwa itu dilakukan agar data praktisi yang kurang dapat diperbaiki.

“Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan sehingga penyelesaian bahan ini harus dikoordinasikan dengan itu juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker, ” ujar Ida.

BSU adalah subsidi yang dikasih bagi pekerja formal berpendapatan invalid dari Rp5 juta per kamar yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan sampai 30 Juni 2020.

Bantuan pemerintah bersifat subsidi sebesar Rp600. 000 bohlam bulan itu disalurkan selama empat bulan atau total Rp2, 4 juta.

Subsidi honorarium itu disalurkan secara bertahap, yaitu termin pertama kepada masing-masing penerima sebesar Rp1, 2 juta di September-Oktober 2020 dan termin ke-2 sebesar Rp1, 2 juta pada November-Desember 2020.

Baca juga: Menaker berkilah tunda penyaluran subsidi gaji periode II
Baca juga: Menkeu: Lebih dari 2, 4 juta tenaga pendidik non PNS mampu subsidi upah
Baca serupa: Kemenaker pastikan jika data valid bantuan subsidi upah disalurkan

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020