Kemenkeu: Pemerintah serap Rp6, 14 triliun dari lelang sukuk

Kemenkeu: Pemerintah serap Rp6, 14 triliun dari lelang sukuk

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menyerap uang Rp6, 14 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negeri dengan total penawaran yang hadir sebesar Rp27, 76 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diterima di Jakarta, Selasa, menyebutkan hasil lelang sukuk ini memenuhi target indikatif Rp6 triliun.

Total dimenangkan untuk seri SPNS09062021 sejumlah Rp0, 24 triliun dengan bengkok hasil rata-rata tertimbang 2, 99479 persen.

Penawaran hadir untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 9 Juni 2021 tersebut mencapai Rp0, 62 triliun secara imbal hasil terendah masuk dua, 96 persen dan tertinggi 3, 5 persen.

Baca juga: BEI berharap fatwa saham dan sukuk tingkatkan kepercayaan masyarakat

Untuk seri PBS026, jumlah dimenangkan mencapai Rp1, 65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4, 96327 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 ini mencapai Rp2, 85 triliun, dengan imbal buatan terendah masuk 4, 9 obat jerih dan tertinggi 5, 25 obat jerih.

Untuk seri PBS017, jumlah dimenangkan mencapai Rp1, 35 triliun dengan imbal hasil sama tertimbang 5, 28935 persen.

Baca selalu: BEI perkenalkan platform perdagangan buntut bersifat utang dan sukuk

Penawaran merembes untuk seri SBSN yang melorot tempo pada 15 Oktober 2025 ini mencapai Rp6, 7 triliun, dengan imbal hasil terendah mengakar 5, 25 persen dan sempurna 5, 5
persen.

Untuk seri PBS028, total dimenangkan mencapai Rp2, 9 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7, 1399 persen.

Penawaran masuk untuk seri SBSN yang habis waktu pada 15 Oktober 2046 ini mencapai Rp15, 9 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7, 09 persen & tertinggi 7, 31 persen.

Pemerintah tidak memenangkan lelang dari seri PBS027 seiring secara rendahnya permintaan masuk Rp1, enam triliun dan target indikatif dengan sudah memenuhi.

Baca juga: Pemerintah pati Rp10 triliun dari lelang sukuk

Pewarta: Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020