Jokowi siapkan sanksi bagi pelanggar aturan kesehatan

Jokowi siapkan sanksi bagi pelanggar aturan kesehatan

Jakarta (ANTARA) semrawut Presiden Joko Widodo menyiapkan sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan tubuh untuk mencegah peningkatan kasus COVID-19.

“Yang kita siapkan tidak pembatasan (wilayah) tapi akan ada sanksi karena yang kita hadapi sekarang ini protokol kesehatan yang tidak dilakukan secara disiplin, ” kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan dengan sejumlah jalan.

Baca juga: Presiden serahkan bantuan simpanan kerja untuk usaha mikro dan kecil

“Misalnya di sebuah provinsi zaman kita survei hanya 30 komisi yang pakai masker, yang 70 persen enggak pakai, bagaimana level positifnya gak tinggi? Yang kita siapkan regulasi untuk memberikan sanksi baik dalam bentuk denda atau bentuk kerja sosial atau tipiring (tindak pidana ringan), ” tambahan Presiden.

Namun pengkajian mengenai landasan hukum sanksi pelanggar protokol kesehatan itu masih dalam pembahasan.

“Memang kalau diberikan (sanksi) itu menurut kita semua akan berbeda, ” membuka Presiden.

Baca juga: Presiden ingin modus konkret positif “rate” COVID-19 10, 5 persen

Presiden Jokowi juga mengaku sempat terkejut saat mendapat laporan dari Gugus Tugas pada 19 Juni 2020 mencatatkan rekor terakhir mencapai 2. 657 kasus namun berasal dari satu klaster  yaitu Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat Jawa Barat.

“Ya memang faktanya era saya di Palangkaraya angka yang saya terima tinggi sekali, saya kaget juga setelah rapat beta dikasih tau ternyata 1. 200-an dari klaster di Secapa kami agak tenang tapi apapun nilai di atas 1000 angka yang harus kita bekerja lebih keras lagi, ” ungkap Presiden.

Menurut Presiden jumlah urusan COVID-19 di Indonesia memang belum terlalu membaik tapi tidak terlalu buruk.

“Intinya kita harus pakai masker, kita tidak bisa menebak arah bergerak virus seperti apa yang penting seluruh rakyat mengikuti disiplin protokol kesehatan yang ketat, hindari kerumunan, celik jarak, pakai masker gitu saja, apalagi? ” tambah Presiden.

Baca selalu: Presiden instruksikan kampanye masif adat pencegahan COVID-19
Baca selalu: Presiden minta penanganan COVID-19 dalam delapan provinsi diprioritaskan
Menangkap juga: Presiden tekankan pentingnya pengoperasian lalu lintas di perbatasan

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © KURUN 2020