Harga minyak jatuh setelah menguat minggu sebelumnya

1200x675_eastern-libyan-forces-send-warship-to-oil-port-noc-condemns-militarization-of-facilities-1

New York (ANTARA) – Harga minyak melemah pada hari Senin (Selasa WIB), setelah mengalami kenaikan pada minggu sebelumnya.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus kehilangan 1,14 dolar AS menjadi menetap di 72,91 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun 1,5 dolar menjadi ditutup pada 74,68 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Untuk pekan yang berakhir Jumat, harga minyak mentah AS melonjak 3,9 persen, sementara Brent naik 3,6 persen, berdasarkan kontrak bulan depan.

“Permintaan tampak sangat kuat terlepas dari pembatasan mobilitas (beberapa di antaranya telah diperketat kembali) karena COVID-19,” kata Eugen Weinberg, analis energi di Commerzbank Research, dalam sebuah catatan, Senin.

Pedagang menunggu keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya tentang tingkat produksi minyak mentah. Kelompok tersebut, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, dijadwalkan mengadakan pertemuan melalui konferensi video pada 1 Juli.

 

Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021