Filipina evakuasi 1. 800 warganya masa badai Molave mendekat

Filipina evakuasi 1

Manila (ANTARA) – Filipina mengeksekusi hampir 1. 800 orang dan menangguhkan perjalanan laut karena badai tropis Molave diperkirakan akan membawa abu lebat di dua wilayah pada bagian selatan pulau utama Luzon pada Minggu.

Peringatan angin topan tropis dikeluarkan untuk kurang provinsi di wilayah Bicol dan Calabarzon dengan badai Molave diperkirakan akan menghantam di kemudian keadaan saat melintasi wilayah selatan Luzon, kata biro cuaca nasional.

“Intensifikasi lebih lanjut sebelum pendaratan di wilayah Bicol sedang mungkin terjadi, ” kata jawatan dalam sebuah buletin.

Molave mengikuti badai tropis Saudel, yang pekan lalu menyebabkan banjir yang meluas di Provinsi Quezon di wilayah Calabarzon, tenggara Ibu Kota Manila.

Setelah melintasi kepulauan Filipina, Molave diperkirakan akan terus meningkat di Laut Cina Selatan, kemungkinan mencapai bagian topan pada Selasa malam (27/10).

Operasi perjalanan bahar dibatalkan di wilayah Calabarzon, dengan 662 orang dilaporkan terdampar pada pelabuhan karena angin kencang, taat badan pemantau bencana.

Di Provinsi Bicol, total 532 keluarga, atau 1. 789 orang, dievakuasi terlebih dahulu ke tempat penampungan sementara, menurut otoritas Filipina.

Sumber: Reuters
Baca juga: Korban tewas akibat topan di Filipina jadi 28 orang
Membaca juga: Buaya menyerang di pusat badai tropis Filipina
Mengaji juga: Banjir dan longsor pada Filipina renggut lebih dari 100 nyawa

Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020